728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Friday, 19 June 2015

    Angka Kematian Ibu di NTT Menurun Drastis

    CATATAN HABRIAH, Kupang - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr Stef Bria Seran, M.PH, mengatakan, angka kematian ibu (AKI) di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 2014 cukup menggembirakan karena terjadi penurunan yang drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
    "Saya senang karena tingkat kematian ibu saat melahirkan yang menurun drastis jika dirunut dari 2008 hingga 2014," katanya kepadaAntara, di Kupang, Jumat (19/6), terkait tingkat kematian ibu dan anak di berbagai daerah di wilayah ini menyongsong hari bidan Nasional pekan depan.
    Dia meyebutkan, tingkat kematian ibu di NTT yang sebelumnya (2008) tergolong tinggi di Indonesia yaitu mencapai 330 orang namun pada 2014 turun menjadi 159 orang per 1.000 kelahiran.
    Penurunan drastis ini karena program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dioperasionalkan melalui cara-cara yang luar biasa (revolusi) dengan misi agar indikator angka kematian di NTT pada 2008-2014 sama dengan pencapaian secara nasional atau satu digit di bawahnya.
    Hal ini juga (penurunan drastis) dialami karena pada 2014 sudah 87 persen ibu hamil (bumil) melahirkan di fasilitas kesehatan.
    Sementara pada 2007, masih 77,7 persen ibu hamil yang melahirkan di rumah dengan dibantu dukun kampung. "Ini suatu yang luar biasa. Saya kalau lihat data ini saya bilang Puji Tuhan, ini kerja keras semua komponen di NTT. Dan jujur tidak pernah ada yang membayangkan bahwa akan terjadi seperti ini," kata Stef Bria Seran.
    Menurutnya, pada Riskesda 2007, 77,7 persalinannya di rumah. Dalam waktu tidak sampai 10 tahun kita balik ini sejarah, yaitu 86 persen melahirkan di fasilitas kesehatan memadai.
    "Kalau ada yang bilang revolusi KIA itu tidak berhasil, suru dia datang sini kita diskusi," tambahnya.
    Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur mengklaim revolusi kesehatan ibu dan anak di NTT sudah berhasil. Ukurannya makin banyak ibu hamil yang melahirkan di fasilitas kesehatan.
    Dia mengatakan, pemerintah NTT sejak 2009 melaksanakan program revolusi kesehatan ibu dan anak. Program ini, diluncurkan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi yang sangat tinggi saat itu.
    "Angka kematian ibu di NTT sudah bisa ditekan, namun angka kematian bayi belum bisa ditekan. Tahun 2010, angka kematian bayi NTT, lebih dari seribu seratus bayi. Tahun 2011, lebih dari 1200 bayi dan tahun 2012, bayi di NTT yang meninggal mencapai 1450 bayi," paparnya. (Antara.brtsatu)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Angka Kematian Ibu di NTT Menurun Drastis Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015