728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Friday, 24 April 2015

    Tekan Cerai, BKKBN Luncurkan Buku Panduan Nikah



    Bogor - Maraknya nikah muda di Indonesia menjadi perhatian khusus bagi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Untuk itu BKKBN bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) membuat buku panduan calon pengantin.


    Dari data BKKBN, saat seorang perempuan menikah di usia 16 tahun, dia mempunyai masa reproduksi jauh lebih panjang dibanding mereka yang menikah di atas usia 25 tahun.



    Masa reproduksi yang lama maka kemungkinan untuk melahirkan semakin besar, sehingga bisa saja mempunyai anak lebih dari dua bahkan lebih dari lima.



    Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga pada BKKBN, Sudibyo Almoeso mengatakan, buku itu dibuat sebagai referensi kepada calon pengantin. Sehingga diharapkan mereka dapat mengatasi setiap konflik saat berumah tangga.



    Dia mencontohkan, salah satu isi dalam buku tersebut membahas mengenai mengelola keuangan keluarga. Sudibyo menyebutkan, buku tersebut sudah diluncurkan sejak Maret lalu.



    "Dalam buku itu juga kami jelaskan mengenai pernikahan di usia dini yang meningkatkan risiko kematian ibu melahirkan. Karena salah satu penyebabnya adalah usia yang terlalu muda saat hamil," ujarnya.



    Menurut Sudibyo, buku itu dibuat karena banyaknya perempuan yang menuntut cerai. Hal ini juga berkaitan dengan UU pernikahan yang membolehkan anak 16 tahun untuk menikah.



    "Indonesia belum mengubah UU itu. Kalau baiknya nikah itu di atas 20 tahun. Minimal 18 tahun lah, pas lulus SMA menikah. Tidak ada alasan karena budaya atau kultur yang harus cepat nikah," tambahnya. (inilah)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tekan Cerai, BKKBN Luncurkan Buku Panduan Nikah Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015