728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Friday, 22 May 2015

    Galakkan KB, Panglima TNI: TNI Harus Beri Contoh Punya 2 Anak Cukup



    CATATAN HABRIAH, Deli Serdang -- Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012 menunjukkan jumlah angka kelahiran di Indonesia masih 2,6. Untuk mencapai target total fertility rate (TFR) 2,3, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggandeng TNI untuk menekan angka kelahiran.

    Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan makin ke sini semangat KB masyarakat Indonesia dinilai kendor. Mengingat jumlah penduduk dunia yang kini mencapai kurang lebih 7 miliar, jika masyarakat tidak ber-KB dengan serius Indonesia turut menyumbang jumlah penduduk di dunia.

    "TNI mendukung sepenuhnya memiliki semangat untuk sama-sama menjalankan program KB. Apalagi di tahun 2025 kan kita akan memasuki bonus demografi," kata Moeldoko di Pencanangan Baksos TNI KB-Kesehatan di Lapangan Beringin Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (22/5/2015).

    "Perlu bagi anggota TNI memberi contoh anaknya dua saja cukup, nggak banyak-banyak. Karena kalau tiga pun nggak dapet tunjangan, itu takutnya," lanjut Moeldoko sembari berseloroh. 

    Selain itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dikatakan Moeldoko juga sudah cukup berandil cukup besar untuk membantu BKKBN guna menggalakkan program KB. Namun, dalam melaksanakan tugas tersebut TNI tetap mengikuti guide yang ditetapkan BKKBN, sehingga TNI tidak berjalan sendiri.

    "Pertumbuhan masyarakat Indonesia harus terjaga, kesehatannya, pendidikannya, dan harapannya untuk mendapat pekerjaan. Dengan membatasi jumlah anak 2 saja kita bisa mempersiapkan kualitas generasi penerus bangsa jangan sampai bonus demografi justru jadi ancaman," imbuh Moeldoko.

    Hadir dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala BKKBN, Ir. Ambar Rahayu,MNS mengatakan baksos TNI KB-Kesehatan, merupakan momentum penting yang diharapkan dapat menjangkau sasaran program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunannya Keluarga (KKBPK) yang dapat menjangkau sasaran sampai ke daerah-daerah terpencil dan tertinggal dengan mendekatkan pelayanan program kepada masyarakat. 

    "Mengantisipasi terbatasnya lini lapangan di desa atau kelurahan yang menjadi ujung tombak program KKBPK, mohon dukungan jajaran TNI agar lebih memperkuat peran Danramil dan Babinsa untuk membantu melakukan penyuluhan dan penggerakan seperti yang telah dilakukan secara optimal di beberapa daerah," kata Ambar. 

    Pengembangan program pembangunan keluarga sebagai upaya menyiapkan SDM berkualitas terutama di asrama TNI diharapkan dilakukan melalui pembentukan kelompok-kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR). Selain itu menggiatkan program Genre (Generasi Berencana) melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS). 
    "Hal ini dilakukan dengan meningkatkan peranan tenaga kader para istri prajurit sehingga menjadi contoh bagi masyarakat sekitar," kata Ambar.

    Selain itu, pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi oleh TNI didukung pula dengan pelatihan untuk tenaga medis yang berada di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan TNI. Tujuannya, untuk menjaga kelangsungan dan kualitas kesertaan ber-KB sekaligus mendorong pemakaian alat kontrasepsi jangka panjang. (detik.health)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Galakkan KB, Panglima TNI: TNI Harus Beri Contoh Punya 2 Anak Cukup Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015