728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Sunday, 24 May 2015

    Panglima TNI Canangkan Bhakti Sosial TNI-KB Kesehatan Nasional


    CATATAN HABRIAH, LUBUK PAKAM – Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mendampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko, mencanangkan Bhakti Sosial TNI-KB-Kesehatan Tingkat Nasional 2015 yang di pusatkan di Lapangan Sepak Bola, Kecamatan Beringin, Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (22/5).
    Pencanangan ditandai dengan pemukulan gong dan dirangkai dengan pemberian bantuan sembako kepada masyarakat sekitar serta penyerahan bingkisan kepada kader penyuluh BKKBN.
    “Dengan pencanangan ini merupakan dalam rangka penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga tingkat nasional tahun 2015,” kata Moeldoko didampingi Gubsu dan Kepala BKKBN Pusat Ambar Rahayu serta Bupati Deliserdang Ashari Tambunan.
    Panglima TNI mengatakan penduduk dunia dewasa ini tercatat sebanyak tujuh miliar, setiap tahun 10 tahun perkembangan masyarakat dunia bertambah 1 miliar lagi. Maka, artinya kalau masyarakat Indonesia tidak melaksanakan program KB dengan serius, maka bangsa ini akan menjadi salah satu negara penyumbang terbesar jumlah manusia yang hidup di dunia ini.
    Makanya, Jenderal Moeldoko sangat menyambut baik berbagai upaya yang dilakukan semua pihak baik BKKBN, TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat yang bersama-sama memiliki semangat untuk menjalankan program KB.
    Dia melanjutkan, pada tahun 2025 mendatang, bangsa ini akan menghadapi bonus demografi yang nantinya akan memunculkan puncak manusia usia produktif Indonesia.
    Akan tetapi, bonus demografi tersebut bisa peluang namun juga sekaligus ancaman jika mayarakat belum dapat mengenyam pendidikan degan baik, sehingga memiliki daya saing rendah dan berakibat pada tingginya angka penangguran.
    Seharusnya, lanjut dia, bonus demografi tersebut dapat digunakan semaksimal mungkin untuk pembangunan bangsa dan negara, yang tentunya juga diimbangi dengan manusia yang berpendidikan dan berkualitas.
    Atas dasar itu, katanya lagi, setiap keluarga cukup memiliki dua anak, sehingga dapat menyekolahkan anaknya denga baik, dan dapat menjaga kesehatan dan gizi buah hatinya dengan maksimal.

    Sementara itu,Pelaksana tugas Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ambar Rahayu mengatakan TNI merupakan mitra kerja yang sangat potensial dalam mempercepat pencapaian keberhasilan program keluarga berencana sehingga dapat menekan angka kelahiran.
    “Sejarah mencatat, kerjasama antara BKKBN dengan TNI telah berhasil menekan lajunya angka pertumbuhan penduduk. Kami berharap kerjas sama ini dapat terus ditingkatkan ,” katanya.
    Dia menambahkan bahwa pencanangan bhakti sosial tersebut merupakan momentum penting yang diharapkan dapat menjangkau sasaran Program Kependudukan dan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang dapat menjangkau sasaran sampai daerah terpencil dengan mendekatkan pelayanan program kepada masyarakat.
    Untul  mengantisipasi keterbatasan lini lapangan di desa dan kelurahan, diharapkan jajaran TNI agar lebih memperkuat peran Danramil dan Babinsa untuk membantu melakukan penyuluhan serta penggerakan seperti yang telah dilakukan secara optimal di beberapa daerah.

    Apalagi, pengembangan program pembangunan keluarga sebagai upaya menyiapkan SDM berkualitas terutama di asrama TNI diharapkan dengan melakukan pembentukan  kelompok-kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).
    Selain itu, lanjutnya, menggiatkan program genre (generasi berencana) melalui pusat informasi dan konseling remaja (PIK-R) dan pusat pelayanan keluarga sejahtera (PPKS).
    Hal ini dilakukan dengan meningkatkan peranan tenaga kader para istri prajurit sehingga menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.
    Pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi oleh TNI akan didukung dengan pelatihan bagi para tenaga medis yang berada dilingkungan  fasilitas  pelayanan kesehatan TNI.
    Hal ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan dan kualitas kesertaan ber-KB dan mendorong pemakaian alat kontrasepsi jangka panjang. “Untuk itulah TNI memberikan tenaga dan pikiran sepenuhnya demi menjaga agar masyarakat Indonesia pertumbuhannya terjaga dengan baik, terjaga jumlahnya, kesehatannya dan pendidikan untuk harapan hidup yang lebih baik kedepannya,” tutupnya. (wol/data2)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Panglima TNI Canangkan Bhakti Sosial TNI-KB Kesehatan Nasional Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015