728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Saturday, 30 May 2015

    Waspadai Anak Mendengkur Saat Tidur


    CATATAN HABRIAH -- Mendengkur biasa terjadi pada orang dewasa saat mereka benar-benar menikmati tidurnya, dan kondisi ini di nilai normal pada orang dewasa, namun bagaimana jika mendengkur terjadi pada anak?




    Waspadai anak mendengkur saat tidur, apakah anda pernah menemukan anak anda tidur mendengkur seperti orang dewasa? Jika iya, maka di sarankan untuk memeriksakan kesehatan anak anda ke dokter. Kondisi ini biasa disebut OSAS atau Obstructive Sleep Apneu Syndrom, OSAS adalah suatu kumpulan gejala apneu (tidak bernafas) dan hipopnea (kurang bernafas) pada saat tidur. Kondisi ini lebih sering di alami oleh orang-orang dewasa di banding anak-anak. 7-9% kasus ini dialami oleh anak-anak pada usia pra sekolah dan juga dalam usia sekolah. Kasus paling banyak terjadi pada anak dengan usia 3-6 tahun, di karenakan di di rentang usia seperti itu sering terjadi pembengkakan amandel. Di kabarkan OSAS juga bisa di sebabkan oleh faktor keturunan.



    Lalu apa bahaya OSAS bagi anak kita? Berikut adalah penjelasannya....


    Bahaya OSAS 

    1. Berkurangnya asupan oksigen ke dalam otak, yang menyebabkan tidur kurang nyenyak, darah menjadi asam, dan berdampak buruk pada tubuh anak.
    2. Rasa kantuk yang berlebihan, juga berpengaruh pada penampilan anak di sekolah, sifat menjadi hiperaktif dan agresif, serta anak menarik diri dari lingkungan sosial.
    3. Anak gagal tumbuh di sebabkan berkurangnya nafsu makan, ini di karenakan sulit menelan akibat pembengkakan adenoid (amandel yang letaknya di belakang rongga hidung) dan pembengkakan tonsil (amandel di belakang rongga mulut) semua hal ini menyebabkan anak kekurangan oksigen.
    4. OSAS dapat di sebabkan oleh terganggunya paru-paru secara berat
    5. OSAS bisa menyebabkan ngompol dikarenakan OSAS juga berpengaru pada cairan0cairan pada tubuh.
    6. Hati-hati jika anak anda menghirup cairan dari saluran nafas atas (hidung) , karena dapat menyebabkan kelainan di saluran nafas bawah dan infeksi pernafasan. Anak dengan tosil besar, atau biasa mengalami sulit bernafas seperti tercekik maka kemungkinan itu adalah radang paru-paru.

    Gejala OSAS

    1. Sulit bernafas pada saat tidur dan mendengkur adalah gejala awal.
    2. Terus mendengkur pada saat tidur, atau pun mendengkur pada posisi tidur tertentu, biasanya dengkuran terdengar keras dan di akhiri dengan suatu gerakan ataupun terbangun.
    3. Nafas yang berbunyi, biasa di sebabkan anak berusaha bernafas, bisa di lihat dari dadanya.
    4. Posisi tidur tengkurap ataupun posisi tidur yang memperlihatkan bahwa anak mencari posisi agar pernafasannya terbuka.
    5. Tanda-tanda OSAS adalah anak bernapas lewat mulut dan menyebabkan tampilan wajah yang khas, gangguan anatomi wajah seperti rahang yang kecil, dan sebagainya. Bisa terdapat kegemukan, gagal tumbuh, tanda alergi misalnya lipatan horizontal di hidung, atau kehitaman di kelopak mata bawah. Bisa pula terdapat hidung yang bengkok (deviasi septum), polip, atau amandel yang membesar.

    OSAS pada anak agak sulit untuk di deteksi, tidak cukup hanya dengan keluhan ataupun sering terbangun pada malam hari, Perlu pengkajian yang panjang apakah seorang anak benar mengidap OSAS atau tidak, biasanya dengan pemeriksaan kadar oksigen pada darah saat anak tidur, dan dilakukan uji lab pada darah anak untuk mengetahui kadar oksigen dalam darah.

    Demikianlah artikel tentang Waspadai Anak Mendengkur saat Tidur, semoga artikel ini sangat bermanfaat untuk kita semua terutama untuk orang tua. Terima Kasih,.Salam Sehat


    log.viva
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Waspadai Anak Mendengkur Saat Tidur Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015