728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Monday, 11 May 2015

    Bonus Demografi Sulit Dicapai


    CATATAN HABRIAH - Dalam satu dekade belakangan, penyakit tidak menular menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia.

    PENDUDUK usia produktif harus memiliki derajat kesehatan yang tinggi agar bisa memanfaatkan jendela peluang (window of opportunity) yang ada di dalam bonus demografi .
    “Kalau penduduk usia produktif banyak yang sakitsakitan, mereka yang seharusnya menjadi pengayom bagi lansia, balita, dan anak usia sekolah, malah menjadi beban nantinya,” ujar Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ambar Rahayu saat dihubungi kemarin.

    Ambar mengutip pernyataan Bank Dunia, ada empat syarat yang harus dipenuhi agar bonus demografi mendatangkan manfaat peningkatan kesejahte raan masyarakat.

    Per syaratan itu ialah angkatan kerja yang produktif dan tidak mengurangi jam kerja, meningkatnya tabungan dan investasi secara bijak dan angkatan kerja yang berpendidikan dan berketerampilan tinggi dan penduduk yang berkualitas.

    Dari empat syarat itu, bisa disimpulkan, syarat utama agar meraih angkatan kerja yang produktif ialah individu yang memiliki syarat kesehatan jasmani dan rohani.

    Untuk meraih jendela peluang saat bonus demografi tiba, pemerintah harus menyiapkan SDM yang sehat dan berkualitas sejak dini.

    Fakta di lapangan menyebutkan angka kematian akibat penyakit tidak menular (PTM) semakin meningkat dan telah menggeser penyakit infeksi menular sebagai penyebab kematian utama di Indonesia. “Dalam satu dekade belakangan, PTM mulai menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia,” ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes M Subuh saat dihubungi pada Sabtu (9/5).

    PTM merupakan tipe penyakit kronis yang tidak ditularkan antarindividu. Jenis-jenis penyakit tersebut, seperti as ma, penyakit paru obtruksi kronis, kanker, diabetes melitus (DM), hiperteroid, hipertensi, jantung koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal kronis, dan penyakit persendian.Pergeseran Menurut Subuh, terjadinya pergeseran penyakit penyebab kematian bisa dilihat data riset Global Burden of Disease Study 2013 yang diterbitkan di The Lancet. Menurut data itu, penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia ialah stroke dengan 289.017 kematian pada tahun itu, disusul penyakit jantung iskemik (209.360), tuberkulosis (108.723), diabetes, dan pneumonia.

    Padahal, pada 1990, lima besar penyakit penyebab kematian utama di negara kita masih didominasi oleh penyakit menular.

    Di sisi lain, Menkes Nila F Moeloek mengatakan Indonesia tengah mengalami beban ganda penyakit dengan semakin tingginya kasus penyakit degeneratif, sedangkan penyakit menular belum bisa diturunkan.

    Guna mengantisipasi peningkatan kasus PTM, cara terbaik dan termurah, kata Menkes, dengan mengenalkan pola hidup sehat. (mediaindonesia-paper)

    Oleh : CORNELIUS EKO SUSANTO
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Bonus Demografi Sulit Dicapai Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015