728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Monday, 15 June 2015

    BKKBN Ajak Mahasiswa Revolusi Mental


    CATATAN HABRIAH, PANGKALPINANG - Ratusan mahasiswa dari 6 perguruan tinggi se Bangka Belitung (Babel) STKIP Muhammadiyah, Akbid Babel, Poltekes Babel, Universitas Bangka Belitung (UBB), STIE Pertiba dan Amik Atma Luhur, mendengarkan kuliah umum yang dilaksanakan Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Nasional (BKKBN) Babel.

    Dalam paparannya saat menjadi salah satu pemateri pada acara yang mengusung tema "Keuntungan Bonus Demografi Dalam Menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Bagi Pemuda" di Aula Pertemuan Hotel Edotel Pangkalpinang, Sabtu (13/6) tersebut, Kepala BKKN Babel Dr Surya Chandra Surapati mengajak mahasiswa di Babel agar menanamkan budaya revolusi mental. 

    "Saya hadir disini mensosialisasikan program kependudukan, keluarga bencana. Saya baru dilantik menjadi kepala BKKBN baru sekitar 20 hari, ini tantangan yang kita hadapi seperti yang diidentifikasi mahasiswa sangat kompleks. Tapi kita harus optimis kita ajak seluruh komponen masyarakat, pemerintah, mahasiswa, pelajar untuk bersatu padu kita eratkan hidup kembali program Kependudukan dan KB ini melalui revolusi mental," ujar Surya.

    Dengan revolusi mental pula, lanjut Surya akan tersimpan karakter manusia Indonesia seutuhnya, karena meningkatkan kualitas manusia Indonesia tidak pernah sia-sia. Revolusi mental akan menjamah Indonesia kearah Indonesia yang lebih baik. "Ini perlu ditingkatkan, apa indikatornya kesehatan, pendidikan, daya beli dan lapangan kekerasan disitulah pemerintah bekerja keras tingkatkan SDM bersama infrastutur, dengan begitu tidak lama lagi Indonesia bebas dari hutang sejahtera adil dan makmur," yakinnya.

    Mengenai sejauh mana kesiapan menuju Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Mantan anggota DPR RI Periode 2004-2009 ini meyakinkan bahwa persaingan tidak bisa lagi dicegah. Berbagai pertukaran ekonomi barang dan jasa tetap akan terjadi, namun begitu Indonesia sebagai penduduk terbesar jangan pernah ketinggalan harus berperan.

    "Saya kesini bicara SDM. Dibilang siap tidak siap, ya harus siap. Bila ada dukungan APBN dan APBD jangan diproyekkan, jangan cari keuntungan untuk diri sendiri tidak boleh lagi harus sesuai aturan, uang rakyat tidak boleh diambil," tegasnya.

    "Salah satu program pemerintah sekarang mensosialisaiskan Kartu Indoensia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, kemudian program Indonesia kerja jadi semua harus dapat hak sebagai warga negara jaminan hidup, KB jaminan kesehatan," ungkap Surya.

    Usai memberikan Kuliah Umum kepada mahasiswa, Kepala BKKBN pusat beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke kelurahan Gabek II guna menerangkan kepada tenaga kelurahan tentang pentingnya pendataan dalam sistem kependudukan. "Pendataan keluarga sangat penting, karena apa tanpa data akurat data keluarga dan alamat, kita tidak dapat buat perencanaan yang betul berorientasi pada penduduk, nanti penduduk apa elektrifikasi dari pembangunan dari berbagai tingkatan," tandasnya. (radar.bangka)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: BKKBN Ajak Mahasiswa Revolusi Mental Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015