728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Friday, 5 June 2015

    Didata BKKBN, Gus Ipul Diminta Menjelaskan KB Istrinya


    CATATAN HABRIAH, SURABAYA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan kemudahan terhadap pendataan keluarga para pejabat.
    Jika masyarakat biasa, pendataan keluarga dilakukan di rumah masing-masing. Pendataan keluarga untuk pejabat bisa dilakukan setiap saat, disela-sela kesibukannya.
    Ini terlihat ketika kader BKKBN Perwakilan Jatim mendata keluarga Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Jumat (5/6/2015).
    Mereka melakukan program Pendataan Keluarga 2015 di Gedung Negara Grahadi, disela-sela orang nomor dua di Jatim itu menghadiri acara di Istana Gubernur.
    Bahkan Kepala BKKBN Perwakilan Jatim Dwi Listyawardani turun langsung ikut mendampingi pendataan keluarga Gus Ipul.
    Menurut Dwi, pendataan keluarga Gus Ipul dilakukan di ruang kerja Wakil Gubernur, karena pada saat yang bersamaan dia tidak berada di rumah. Tapi sedang ada kegiatan di luar yang tidak bisa ditinggalkan.
    "Makanya kita datang ke sini dan ini tidak apa-apa. Yang penting informasi yang kami dapat lengkap," ujarnya, kepada wartawan.

    Pendataan tersebut, kata Dwi merupakan pelaksanaan program Pendataan Keluarga 2015. Tujuannya, untuk memetakan kondisi keluarga di Indonesia. Baik aspek kependudukan, pendidikan, dan apakah sudah masuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau belum.
    "Selain itu, kami juga ingin mengetahui pasangan usia subur, apakah sudah ikut KB atau belum," jelasnya.
    Untuk itu, kepada Gus Ipul, kader BKKBN minta keterangan kondisi keluarganya. Termasuk jenis KB yang diikuti oleh istrinya, Ummu Fatma Saifullah Yusuf.
    Mendapat pertanyaan itu, Gus Ipul menjawab, bahwa setelah anaknya yang ketiga lahir, sang istri langsung ikut KB.
    "Jenisnya kalau tidak salah KB steril," ucapnya.
    Program KB istrinya itu, lanjut Gus Ipul sudah berlangsung sekitar 15 tahun.
    Selain data keluarga dan KB, kader BKKBN juga meminta penjelasan Gus Ipul terkait kondisi tempat tinggalnya. Mulai dari jamban, lantai yang terbuat dari ubin, atap, ventilasi, hingga berapa jumlah orang yang setiap hari tinggal dan menetap di kediamannya.

    Sebelum Gus Ipul, sejumlah pejabat Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jatim lain juga telah didata. Seperti, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf dan Pangdam V/Brawijaya Majyen TNI Eko Wiratmoko.
    "Nanti Pak Gubernur juga pasti didata. Nunggu jadwal beliau agak longgar," tukas Gus Ipul.
    Dwi menanbahkan, pendataan Keluarga 2015 di Jatim dilaksanakan secara serentak mulai 25 Mei hingga 12 Juni 2015. Pendataan disesuaikan dengan formulir pendataan keluarga jenis F/I/PK/2015.
    "Hasil pendataan untuk menjawab kebutuhan akan ketersediaan data dan informasi keluarga, kependudukan, dan KB," pungkasnya. (surya )
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Didata BKKBN, Gus Ipul Diminta Menjelaskan KB Istrinya Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015