728x90 AdSpace

  • Info Terbaru

    Tuesday, 2 June 2015

    Kekurangan Penyuluh, Program KB Sumenep Tak Maksimal


    CATATAN HABRIAH, Sumenep : Untuk tahun 2014 lalu, Badan Pemberdayaan Masyarakat Permpuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, Madura mengakaui bahwa program – programnya kurang menyentuh masyarakat, terutama wilayah pelosok dan pinggiran.
    Kepala BMPM – KB Sumenep Ahmad Masuni mengatakan, tahun 2014 lalu masyarakat masih banyak yang menggunakan cara – cara tradisional dengan meminum jamu untuk mengatur kelahiran anak – anaknya.
    “Tahun lalu masih banyak mas yang menggunakan cara tradisional dengan menkonsumsi jamu – jamuan, hal itu juga karena keterbatasan personil kami yakni tenaga penyuluh lapangan yang sangat minim,” tukasnya kepada RRI, Selasa (2/6/2015).
    Tenaga penyuluh lapangan yang dimilki BPMP – KB Sumenep lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan itu, hanya berjumlah 38 orang sedangkan kebutuhan untuk wilayah Sumenep sendiri mencapai 174 orang.
    “38 orang tersebut juga diantaranya banyak yang sudah memasuki purna tugas, namun kami sudah melapor ke pusat tentang kekurangan tenaga penyuluh tersebut,” tuturnya.
    Tahun 2015 ini tandas Masuni, untuk menyukseskan program KB kedepan pihaknya mendapat instruksi dari BKKBN pusat agar melakukan pendataan keluarga, yang nantinya akan dijadikan dasar sebagai pengambilan kebijakan. (IM/BCS/RRI)   
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Kekurangan Penyuluh, Program KB Sumenep Tak Maksimal Rating: 5 Reviewed By: Catatan Habriah

    Galeri Aktivitas Saya 2013 - 2015